Susu Formula Ancaman Serius Bagi Bayi dan Ibu


Para orangtua yang baru melahirkan lebih berhati-hati dalam penggunaan susu formula terhadap anak-anak yang baru dilahirkan, karena hal itu merupakan ancaman serius bagi bayi dan ibu yang melahirkan.

“Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan sempurna yang sudah disediakan tuhan bagi pertumbuhan anak yang baru dilahirkan, dalam enam bulan pertama tidak perlu ada asupan makanan tambahan apalagi sampai diganti susu formula,” kata dr. A. Praborini pada seminar dan lokakarya sehari di Mataram, akhir pekan lalu.

Menurut dia, pemberian susu formula tidak perlu diberikan kepada bayi hingga berumur 21 bulan, ASI menjadi asupan makanan utama bagi bayi hingga enam bulan, makanan tambahan itu baru dapat diberikan setelah berumur enam bulan dan makanan tambahan yang dimaksud bukan susu formula.

Pemberian susu formula kepada bayi yang baru lahir ataupun hingga berumur kurang dari 21 bulan berbahaya bagi perkembangan anak dan juga bagi orangtua bayi. Hasil penelitian yang dilakukan WHO terhadap kesehatan bayi di berbagai negara menunjukkan bahwa ASI menjadi asupan makanan terlengkap bagi bayi yang baru dilahirkan, bayi yang diberikan ASI tanpa ada asupan tambahan lain akan memiliki pertumbuhan yang lebih baik dan lebih tahan terhadap penyakit.

Kandungan ASI yang menjadi makanan utama yang diberikan selama enam bulan sejak kelahiran membuat bayi memiliki kecerdasan IQ yang lebih baik dan ketahanan tubuh dikemudian hari, dibandingk dengan anak-anak yang menggunakan susu formula.

“Kondisi gemuk anak yang menggunakan susu formula sangat berbeda dengan anak yang menggunakan ASI, kecerdasan dan daya tahan tubuh anak-anak yang menggunakan ASI terhadap penyakit jauh lebih baik dan hal itu sudah dibuktikan oleh penelitian dunia,” katanya.

Hasil penelitian dokter ahli India dikalahkan pendapat para dokter dunia barat, meskipun demikian pada akhirnya para dokter didunia barat akhirnya membenarkan bahwa pemberian ASI pada anak merupakan yang terbaik.

Itu sebabnya, katanya, orang-orang yang lahir sebelum tahun 1950-an yang hanya menggunakan ASI hingga dua tahun memiliki kecerdasan yang cukup baik termasuk presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang lahir tahun 1949. Dari pengakuan ibundanya, SBY yang lahir dan diasuh dalam keluarga militer mendapat asupan ASI selama tiga tahun lebih sehingga memiliki kecerdasan yang menghantarkannya menjadi presiden RI.

“Karena itu, penggunaan ASI harus mulai digalakkan didaerah ini, karena diyakini dapat mengatasi permasalahan kesehatan anak dan ibu yang selama ini selalu menduduki peringkat tertinggi se-Indonesia,” katanya. Menjawab pertanyaan, Praborini yang merupakan salah satu konsultan MP-ASI internasional di Indonesia menyatakan pihaknya tidak bermaksud memusuhi perusahaan yang memproduksi susu formula.

Sebaga dokter ahli anak, dirinya memiliki tanggungjawab moral menyatakan kebenaran atas asupan terlengkap bagi bayi yang baru dilahirkan hingga berumur 21 bulan adalah ASI. “Masyarakat kita harus disadarkan sehingga mereka tidak termakan oleh iklan dan memiliki kepercayaan diri,” katanya.

Seminar dan lokakarya sehari yang digagas Dinas Kesehatan NTB dengan dukungan UNICEF, berhasil dibentuk “Forum Peduli ASI NTB” yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat sebagai ujung tombak untuk menyadarkan masyarakat.

Source : http://www.gizi.net

About Restu Ramdani

Tak ada yang sempurna di dunia ini. Saya hanyalah seorang manusia yang butuh dan perlu bantuan orang.

Posted on May 1, 2010, in Kesehatan and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: